Beranda › Apa itu Nawala

Apa itu Nawala? Cara Kerja DNS Filter Kominfo

Terakhir diperbarui: 10 July 2026 5 menit baca

Nawala adalah layanan DNS filter yang dipakai ISP di Indonesia untuk memblokir akses ke domain-domain tertentu. Sistemnya sederhana secara konsep, tapi implementasinya di berbagai ISP bikin admin website perlu paham cara kerjanya supaya bisa antisipasi kalau domain kena blokir.

Awalnya Nawala dibuat oleh Yayasan Nawala Nusantara sebagai layanan DNS filter untuk keluarga — parenting control ala Indonesia. Sekarang layanan ini dipakai luas untuk mengimplementasikan aturan Kominfo tentang internet sehat, dan hampir semua ISP major terintegrasi dengan sistemnya.

Cara Kerja Nawala di Level Teknis

Setiap kali Anda ketik alamat website di browser, komputer perlu menerjemahkan nama domain ke alamat IP supaya bisa konek ke server. Terjemahan ini dilakukan lewat DNS server. Nawala bekerja di titik ini — sebelum browser bisa dapat IP asli, Nawala cek dulu apakah domain ada di daftar blokir.

Alur lengkap kalau ISP Anda pakai Nawala:

  1. User ketik domain-anda.com di browser
  2. Browser tanya DNS server (Nawala) untuk IP-nya
  3. Nawala cek daftar Trust Positif — domain terdaftar? Ya.
  4. Nawala tidak return IP asli, tapi return IP halaman "Internet Positif"
  5. Browser konek ke IP itu, muncul halaman "Mohon Maaf, akses ke situs ini diblokir..."

Yang perlu dicatat: blokir di level DNS ini tidak bisa dibypass dengan ganti IP hosting. Nama domain yang di-block, bukan IP-nya.

ISP Mana Saja yang Pakai Nawala

Hampir semua ISP major di Indonesia mengimplementasikan filter Kominfo, meskipun cara implementasinya sedikit berbeda:

ISP Metode Filter Konsistensi Blokir
Telkomsel Filter proprietary + sync Trust Positif Tinggi
Indihome / Telkom DNS filter langsung Tinggi
XL Axiata DNS filter + HTTP redirect Sedang
Indosat Ooredoo DNS filter + Deep Packet Inspection Tinggi
Biznet DNS filter Sedang
First Media DNS filter Sedang

Yang menarik: masing-masing ISP kadang punya daftar blokir sedikit berbeda. Domain yang kena block di Telkomsel belum tentu kena di Indihome, atau sebaliknya. Ini kenapa penting cek di semua ISP major sekaligus untuk dapat gambaran akurat status domain Anda.

Perbedaan Nawala vs Trust Positif

Banyak yang bingung antara Nawala dan Trust Positif. Sebenarnya keduanya berkaitan tapi punya fungsi berbeda:

Baca detail lebih dalam di halaman Trust Positif.

Cara Cek Apakah Domain Anda Kena Nawala

Ada tiga pendekatan, dari yang paling manual sampai paling efisien:

  1. Cek manual di trustpositif.komdigi.go.id — buka portal resmi Kominfo, ketik nama domain, klik cari. Kalau ada, domain Anda terdaftar dan otomatis akan diblokir Nawala di semua ISP.
  2. Coba akses langsung — buka domain di browser saat pakai jaringan Indonesia. Kalau muncul halaman "Internet Positif", berarti kena blokir.
  3. Pakai tool otomatis massal — kalau punya banyak domain, cara ini paling worth it. Tool cek semua ISP major sekaligus, bulk input domain, hasil dalam hitungan detik.

Kalau Domain Kena Blokir Nawala, Bisa Diajukan Buka?

Bisa. Kalau Anda punya bukti bahwa domain layak dibuka (misal false positive, atau konten sudah diperbaiki), ajukan permohonan normalisasi ke Kominfo. Proses ringkasnya:

  1. Buka portal aduan/normalisasi Kominfo
  2. Isi formulir permohonan — lampirkan bukti bahwa domain layak
  3. Tunggu proses review (biasanya 3-14 hari kerja)
  4. Kalau disetujui, domain dihapus dari daftar. 1-3 hari lagi untuk propagasi ke semua ISP.

Sebelum ajukan, cek dulu status domain di semua ISP untuk konfirmasi memang kena blokir dan siapkan bukti pendukung yang lengkap.